Chiropractic dapat membantu ovarium, oviducts (tubes), uterus, cervix, vagina dan bagian lainnya berfungsi
menjadi lebih baik. Hubungan antara susunan tulang belakang, sistem reproduksi, sistem saraf, sistem endokrin
(sistem hormonal), dan kesehatan secara keseluruhan sangatlah erat.
Problema Menstruasi dan Pramenstruasi
Selama ratusan tahun, banyak wanita yang menderita dari berbagai jenis masalah di pinggul dan masalah
ginekologi-termasuk sakit, proses menstruasi, pendarahan, disfungsi seksual- telah menemukan manfaat
alami yang dapat diberikan melalui perawatan chiropractic.
Menopause
Menopause adalah kondisi yang secara alami terjadi pada wanita, namun beberapa dokter menganggapnya
sebagai suatu penyakit. Oleh karena itu wanita seringkali dianggap sebagai subjek untuk mencoba berbagai
terapi obat seperti terapi penggantian hormon atau hormone replacement therapy (HRT)-yang mungkin ada
efek samping yang berbahaya, termasuk kanker payudara dan masalah jantung. Itulah mengapa jauh lebih aman
untuk melalukan pendekatan yang alami ketika berhadapan dengan gejala-gejala menopause.
Tidak sedikit wanita yang semula mengunjungi dokter chiropractic mereka hanya untuk melakukan koreksi tulang
belakang, justru malah mengalami perubahan yang membaik pula dalam masa menstruasi mereka dan masalah
ginekologi lainnya ketika mereka sudah dikoreksi. Perilaku "Jika tidak sakit kepala, saya tidak perlu ke
dokter chiropractic" merupakan kesalahan pemikiran yang serius. Hal ini dapat terjadi karena ketidaktahuan
mereka bahwa ruang lingkup perawatan chiropractic sebenarnya adalah tubuh mereka secara keseluruhan.
Kesehatan tulang belakang sangatlah penting bagi sistem reproduksi wanita. Semua wanita, terutama yang memiliki
masalah ginekologi sebaiknya menjalani perawatan chiropractic walau hanya sekedar pengecekan rutin.
|